Demotivasi ketika Bekerja? Yuk Simak Tips Berikut!

0
81

Bagi sebagian orang, bekerja merupakan hal yang menyenangkan karena ia dapat bekerja di bidang atau tempat yang disukai. Meski demikian, tidak sedikit juga orang yang bekerja di bidang atau di tempat yang tidak mereka sukai. Hal ini bisa terjadi karena terpaksa harus melakukannya untuk memenuhi kebutuhan atau karena gengsi. Nah, terlepas dari suka dengan pekerjaan atau tidak, terkadang kita merasakan demotivasi ketika bekerja. 

Apa itu demotivasi? Demotivasi adalah keadaan di mana kamu merasa tidak antusias dan tidak tertarik dengan pekerjaanmu. Demotivasi dapat memberikan dampak buruk bagi kamu dan rekan kerjamu karena hal ini dapat memengaruhi kinerjamu. 

Ada beberapa alasan yang membuat kamu merasa terdemotivasi dalam bekerja. Misalnya kamu terlalu sibuk dengan pekerjaan yang menyebabkanmu mengalami burnt out, kesulitan untuk memulai suatu pekerjaan karena bingung harus mulai dari mana, atau membagi antara waktu bekerja dan waktu untuk diri sendiri, serta kelelahan secara mental dan fisik. 

Baca juga: Kerja Sesuai Passion vs yang Penting Kerja?

Jadi apa yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi demotivasi?

1. Ambil waktu untuk beristirahat

Jika kamu merasa terlalu sibuk dengan pekerjaan, ambillah waktu untuk mengistirahatkan badan serta pikiran dari pekerjaan. Kamu bisa memulainya dengan berjalan-jalan atau jogging di lingkungan sekitarmu ketika tidak sedang bekerja. Tapi jika kamu tidak memiliki waktu untuk melakukannya, kamu bisa mulai dengan mengubah suasana istirahat makan siang. Misalnya, kamu menghindari makan di meja kerja atau di tempat yang itu-itu saja. 

Pastikan juga bahwa kamu mengambil waktu istirahat di saat yang tepat dan jangan sampai justru mengabaikan pekerjaanmu. Misalnya saat jam istirahat, pagi sebelum masuk kerja, atau malam sepulang bekerja. 

2. Mulailah untuk mengambil langkah awal

Saat kamu mendapat  tugas yang besar dan sulit biasanya akan bingung harus memulai dari mana. Perasaan ini dapat membuat kamu terdemotivasi. Saat kamu menghadapi situasi seperti ini, beranikan dirimu mengambil langkah pertama untuk memulai pekerjaan tersebut. Ketika kamu sudah mengambil langkah pertama, biasanya ide-ide akan bermunculan mengikuti. 

Misalnya, kesulitan dalam membuat artikel, kamu bisa memulainya dengan menuliskan judul atau kalimat pertama. Kamu tidak perlu khawatir jika tulisan tersebut kurang bagus atau kurang puas karena kamu bisa memperbaikinya setelah seluruh artikelmu sudah jadi.

Baca juga:  Kapan Waktu yang Tepat untuk Resign dari Tempat Kerja?

3. Tinggalkan pekerjaan ketika waktu bekerja usai

Pernah nggak sih kawan bercerita masih pusing  kerjaan setelah jam kerja selesai? Misalnya ada proyek besar yang harus dipantau terus, atau menunggu jawaban dari atasan, dan lain-lain. Bawaannya jadi mau cek handphone terus untuk melihat email atau kerjaan yang masuk dan perlu di-review. Kalau begini terus, kamu akan selalu merasa terhubung dengan pekerjaan bahkan di luar jam kerja kamu. 

Nah kalau sudah begini, kamu sebaiknya membatasi waktu untuk memikirkan pekerjaan di luar jam pekerjaan. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan menjauhkan ponsel atau lebih ekstremnya kamu bisa menaruh ponsel kamu di laci dan mengunci laci tersebut.

4. Buatlah me time menjadi kegiatan yang menyenangkan dan produktif

Tak jarang kita memanfaatkan me time saat weekend atau sepulang kerja dengan bermalas-malasan di ranjang dan tidak berbuat apa-apa. Hal ini memang tidak sepenuhnya salah dan merupakan hal baik untuk memberikan reward kepada diri sendiri yang lelah secara fisik dan mental di hari kerja.

Namun, melakukan hal tidak produktif secara terus menerus dapat membuatmu jadi terlanjur malas untuk bisa produktif kembali dan jadi terdemotivasi. Nah, kamu bisa juga nih mengisi me time dengan melakukan hal yang menyenangkan tapi tetap menuntutmu untuk bergerak sedikit. Apa contohnya? Menggambar, bermain musik, menyanyi, atau mungkin bermain bersama teman dan keluarga. 

Baca juga: 3 Faktor Kebahagiaan dalam Dunia Kerja

5. Selesaikan masalah inti yang membuat kamu merasa terdemotivasi saat bekerja

Kalau kamu merasa terdemotivasi, coba deh kamu renungkan, apa yang sebenarnya membuatmu terdemotivasi? Apakah karena ada masalah dengan rekan kerja? Atau karena terlalu lelah? Atau mungkin kamu merasa apa yang dilakukan saat ini tidak sejalan dengan tujuan yang ingin kamu capai?

Kalau kamu sudah merenungkan semua hal itu dan menemukan inti dari alasan demotivasimu, maka berusahalah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Nah, jika kamu sudah mengikuti langkah-langkah di atas dan kamu masih tetap terdemotivasi untuk bekerja, mungkin alasannya karena kamu tidak cocok dengan posisi pekerjaanmu atau tempat kerjamu. Kalau sudah begini, kamu bisa mempertimbangkan untuk meminta dipindahkan divisi atau mencari pekerjaan lain. Tapi ingat ya, keputusan ini adalah keputusan besar dan perlu dipikir secara matang!

Bagi kamu yang merasa teman atau keluargamu ada yang terdemotivasi ketika bekerja, yuk bantu mereka dengan share artikel ini! 

Penulis: Maria Brigitta Jennifer

Referensi:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here